Mengetahui tentang cara umroh yang benar sangatlah penting untuk kelancaran pelaksanaan ibadah umroh yang akan kita jalani. Semua itu semata-mata hanya untu mendapatkan rodho dari Allah SWT yang merupakan tujuan paling utama ketika kita menunaikan ibadah umroh.

Di dalam pelaksanaan umroh terdapat dua istilah yang sangat penting sekali yang tentunya harus kita perhatikan yaitu rukun umroh dan juga wajib umroh. Rukun umroh yaitu inti dari sebuah kegiatan ibadah umroh yang tentu saja harus dengan benar-benar kita kerjakan, jika salah satu dari rukum umroh tersebut tidak kita kerjakan, maka umroh yang kita kerjakan tidaklah sah. Perlu kita ketahui bahwa rukun umroh itu ada 4 yaitu ihram umroh, tawaf, sa’i dan tahallul.

Sedangkan wajib umroh yaitu berihram di Miqot. Maksudnya yaitu tempat untuk kita memulai niat ihram, dimana pelaksanaannya haruslah dilaksanakan di miqot yang dilewati oleh kota. Jika kita melewatinya tanpa melakukan ihram, maka umroh yang sedang kita kerjakan tetap akan sah, namun wajib untuk membayar dam dengan cara menyembelih satu ekor kambing di kota Mekah.

Perlu kita ketahui bahwa sebelum kita ihram, maka kita harus merapihkan terlebih dahulu kuku, jenggot, rambut, bulu ketiak, kumis dan bulu-bulu yang lainnya. Kemudian setelah itu mandi dengan cara membasahi badan dari ujung kepala sampai ujung kaki, menyela-nyela tangan dan juga kaki kemudian kita melanjutkannya dengan berwudhu.

Gunakanlah pakaian ihram. Untuk pria yang sendirian disebut dengan rida atau pun kain bagian atas dan juga izzar yaitu kain bagian bawah. Sedangkan pakaian ihram untuk wanita sama dengan pakaian ketika ibadah shalat yaitu menggunakan jilbab yang tentu saja haruslah menutupi seluruh rambut karena rambut tidak boleh terlihat.

Baju pun harus menutupi bagian dada. Tidak boleh menggunakan pakaian yang tipis yang bisa saja akan terlihat bagian rambut dan kuli. Selain telapak tangan dan muka. Kaki juga harus mengenakan kaos kaki ataupun stoking.

Sebelum kita niat, kita juga bisa menggunakan wewangian, parfum dan yang lainnya. Namun tidak dianjurkan untuk melakukan hal tersebut setelah kita niat. Bila waktu shalat wajib telah tiba, maka kita harus mengerjakan shalat ihram setelah shalat wajib atau pun boleh kita menjadikan shalat wajib tersebut sebagai pengganti shalat sunat ihram.

Jika kita masih bingung tentang cara umroh yang benar, maka kita bisa bekerja sama dengan abutours untuk membantu kita agar ibdah umroh yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar.